Beruang Berkacamata, Seperti Apakah Dia?

beruang berkacamataBeruang berkacamata juga dikenal sebagai beruang Andes. Hal ini terjadi karena beruang berkacamata adalah binatang asli pegunungan Andes di Amerika Selatan. Wilayah beruang tersebut berkisar dari barat laut Argentina, ke Peru, Venezuela hingga ke Brasil.

Beruang berkacamata umumnya memakan buah dan tunas yang ditemukan baik di permukaan tanah dan di pepohonan. Beruang berkacamata juga memakan serangga dan mamalia kecil seperti reptil dan kadang-kadang bila terpaksa mereka juga memangsa ternak.

Beruang berkacamata adalah satu-satunya spesies beruang yang bertahan hidup di Amerika Selatan, dengan kemampuan beruang berkacamata memanjat pohon tinggi dengan cepat, dianggap sebagai alasan untuk ini.

Beruang berkacamata cenderung ditemukan di hutan hujan dan daerah hutan pegunungan Andes, terutama di daerah yang kering dan lebih banyak daerah berhutan. Beruang berkacamata adalah satu-satunya spesies beruang yang aktif berburu pada siang hari. Kebanyakan spesies beruang bersifat nokturnal dan oleh karena itu umumnya berburu pada malam hari.

Beruang berkacamata dianggap non-teritorial tetapi beruang berkacamata tampak menjauhkan diri secara alami dari hewan besar lainnya terutama manusia. Karena itulah, beruang berkacamata tidak dianggap agresif ketika bertemu orang dan beruang berkacamata itu dilaporkan jinak namun juga penasaran ketika melihat manusia.

Seperti banyak spesies beruang lainnya, ibu beruang berkacamata telah dikatakan menyerang orang-orang ketika mereka percaya bahwa anak-anak beruang mereka dalam bahaya. Meskipun beruang berkacamata adalah beruang berukuran sedang dengan beruang berkacamata dewasa rata-rata tumbuh hingga sekitar 1,5 meter, ibu beruang berkacamata akan menggunakan semua kekuatan dan keterampilan untuk melindungi keluarga mudanya.

Populasi beruang berkacamata dianggap sangat terancam dan telah menurun dengan cepat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini karena petani lokal percaya bahwa beruang berkacamata membunuh ternak, habitat alami dari beruang berkacamata terus menurun, dan kantung empedu dari beruang berkacamata diyakini memiliki khasiat obat dalam pengobatan Oriental sehingga beruang berkacamata selalu berada di bawah ancaman dari pemburu internasional serta pemburu asli dari wilayah setempat.

Jadi jangan kaget ya gaes, beruang berkacamata bukan berarti memakai kacamata, tapi memang karena memang namanya demikian.